Tanjungpinang, DPUPPKepri - Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan tiga lahan untuk Sekolah Rakyat (SR) yang rencananya akan dibangun pada tahun 2027 mendatang.
Tiga lahan dimaksud berada di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Karimun.
Senin (22/6), Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura meninjau salah satu lahan bakal pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bintan, persisnya di Desa Bintan Bunyu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri, Rodi Yantari turut mendampingi Wagub meninjau lokasi.
Wagub Nyanyang dalam kesempatan ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menggesa pembangunan Sekolah Rakyat.
Wakil Gubernur, Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, proses lelang pekerjaan tiga Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Kepri pada tahun 2027 ditarget sudah dimulai pada Oktober 2026.
"Kalau sesuai jadwal, Februari atau Maret pembangunan fisiknya sudah mulai dilaksanakan,” ujar Wagub Nyanyang.
Nyanyang menegaskan Pemerintah Provinsi Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait percepatan program tersebut. Dinas PUPP Kepri secara khusus ditugasi berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk memperoleh desain resmi Sekolah Rakyat yang akan dibangun.
"Karena desain tersebut menjadi acuan penting agar seluruh tahapan perencanaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," pungkasnya.
Nyanyang menekankan agar seluruh persyaratan administrasi dan teknis terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat harus segera dituntaskan agar Kepri tidak tertinggal dari daerah lain yang juga mengusulkannya.
“Pak Gubernur Ansar Ahmad sangat memberi perhatian terhadap program ini. Kita harus bergerak cepat, jangan sampai terlambat karena daerah lain juga sedang berupaya mendapatkan program yang sama,” tegasnya.
Kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama yang harus segera diselesaikan. Wagub Nyanyang meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar seluruh proses penyediaan lahan dapat tuntas pada Juli mendatang.
“Bulan Juli lahan harus sudah siap semuanya. Kalau lahannya siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.
"Sekolah Rakyat sangat diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan didaerah," tambahnya lagi.
Senin (15/6/2026) lalu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Pada tahun 2026 ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau akan dilaksanakan di tiga daerah, yakni di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mulai mempersiapkan rencana pembanguan Sekolah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau yang akan dibangun di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Gubernur Ansar Ahmad juga secara khusus meminta Kementrian Pekerjaan Umum untuk segera mempercepat proses lelang pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2026. Permintaan disampaikan Gubernur Ansar saat beraudiensi dengan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti di Jakarta, 11 Juni 2026 lalu. Kadis PUPP Rodi Yantari turut hadir dalam kegiatan ini. (*)